Oleh : Panji Oktaviansyah (Bendahara Umum HMI Cabang Jambi)

Kedewasaan Berpolitik


Rabu, 17 Juli 2019 - 22:54:05 WIB - Dibaca: 368 kali

Bendahara Umum HMI Cabang Jambi Panji Oktaviansyah
Bendahara Umum HMI Cabang Jambi Panji Oktaviansyah [Istimewa ]

JERNIH.ID, Jambi - Telah dibacakannya beberapa pekan lalu putusan Mahkamah Konstitusi terhadap gugatan yang dilakukan oleh Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi membuat masyarakat lega atas sengketa yang ada diantara dua kubu.

 

Sekarang sudah saatnya masyarakat dan para elite politik berkonsentrasi pada pembangunan serta kemajuan untuk Indonesia, dimana saat ini Indonesia sedang gencar-gencarnya membangun infrastruktur dan penguatan ekonomi secara nasional dan internasional.

 

"Sudah tidak ada lagi Cebong dan Kampret" itu adalah tanda kedewasaan berpolitik yang diberikan oleh Bapak Prabowo Subianto kala bertemu dengan Bapak Presiden Joko Widodo beberapa waktu lalu di salah satu stasiun MRT.

 

Persatuan Indonesia adalah penguatan secara mentalitas yang sesungguhnya harus di pahami tiap tiap warga negara dan para elite politik, dimana penguatan itu menjadi landasan untuk kedewasaan berpolitik sehingga sebagai warga negara tidak mudah terpecah bela oleh isu-isu yang tidak benar bertujuan menggiring pada rusaknya kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

 

Mewujudkan kan cita - cita para pendiri bangsa serta nilai nilai Pancasila bukanlah tanggung jawab seorang presiden saja, semua elemen harus terlibat didalamnya baik kaum muda maupun kaum tua.

 

Untuk itulah semua problematika terkait pesta demokrasi yang telah berlalu sudah lebur menjadi abu terbang bersama Garuda, tugas dan tanggung jawab sebagai masyarakat bukan hanya sebatas nengawal pesta demokrasi, tapi juga ikut mengawal serta mengawasi jalannya pemerintahan dan demokrasi untuk lima tahun kedepan.

 

Kritik dan saran adalah hal lumrah dalam sistem demokrasi, ketika kritikan dan saran mampu membangun mentalitas bernegara maka sah-sah saja untuk dilakukan karena itu adalah fungsi masyarakat sebagai pemegang kekuasaan tertinggi di negara demokrasi, lalu pemerintah harus hati hati dalam menyikapi dan menghadapi kritik oleh masyarakat.

 

Maka dari itu sudah saat nya hancurkan belunggu yang ada serta sekte-sekte yang dapat mengganggu jalannya demokrasi di negara ini, karena negara ini dibangun atas semua elemen masyarakat bukan hanya satu atau dua orang dan juga bukan oleh elite politik.

Penulis: Oleh : Panji Oktaviansyah (Bendahara Umum HMI Cabang Jambi)




Komentar Anda



Terkini Lainnya

Mendaftar di PPP, H. Bakri Bawa Pengurus Lengkap PAN

JERNIH.ID, Kota Jambi - Setelah (18/10) kemarin mendaftar di NasDem dan PKB, H. Bakri yang merupakan Ketua DPW PAN Provinsi Jambi kembali mendaftar penjaringan

POLITIK

CE Utus Putranya Mendaftar di PKS dan PKB

JERNIH.ID, Kota Jambi - Terus bergerilya mencari dukungan Parpol maju di Pilgub Jambi, Bupati Sarolangun Cek Endra melalui utusan tim yang langsung dikomandoi s

POLITIK

Wabup Amir Sakib Secara Resmi Tutup FASI 2019

JERNIH.ID, Kuala Tungkal - Wakil Bupati Tanjung Jabung Barat Drs. H. Amir Sakib tutup  secara resmi festival anak shaleh indonesia (FASI) ke-IX tingkat Kabupat

BERITA

Bupati Safrial Usulkan Lima Program CSR SKK Migas

JERNIH.ID, Kuala Tungkal - Bupati Tanjab Barat Dr Ir H Safrial Ms menghadiri undangan SKK Migas untuk menyampaikan paparan usulan program CSR SKK-Migas PetroChi

BERITA

Mendaftar di NasDem dan PKB, H. Bakri Harap Koalisi Pilgub 2015 Terulang

JERNIH.ID, Jambi - Maju di Pilgub Jambi 2020 mendatang, H. Bakri melalui utusan mendafatar penjaringan bakal calon kepala daerah di Partai NasDem dan PKB Provin

POLITIK

Advertisement