Pemkab Tanjabtim Lakukan Pemutihan Denda Pajak Kendaraan Bermotor Hingga September Mendatang


Sabtu, 06 April 2019 - 00:20:14 WIB - Dibaca: 110 kali

Kantor Samsat Kabupaten Tanjung Jabung Timur.
Kantor Samsat Kabupaten Tanjung Jabung Timur. [Andi Ansar | jernih.co.id]

JERNIH.CO.ID, Muara Sabak - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi menghapus sanksi atau denda atas dua jenis pajak, yakni denda Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), sanksi administrasi Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB), Jum'at (5/4/2019). 

 

Denda PKB adalah denda yang harus dibayar pemilik kendaraan atas keterlambatan membayar pajak motor atau mobil. Tentunya melewati batas waktu yang sudah ditentukan di Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK). Ada yang telat hitungan hari, sebulan, dua bulan, bahkan lebih dari setahun. Sedangkan Bea balik nama kendaraan bermotor adalah pajak atas penyerahan hak milik kendaraan bermotor karena jual beli, tukar menukar, atau warisan. 

 

Kepala UPTD PPD pendapatan Pengelolaan Daerah Bakauda Provinsi pada Kabupaten Tanjab Timur, Asnawi melalui Kasi Pelayanan Penatausahaan Pajak dan lainnya M Lukman TH, mengatakan sebelumnya telah berlangsung pemutihan pajak tahap pertama yaitu priode Januari sampai dengan 31 Maret akan tetapi hanya pemutihan sanksi administrasi Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB), dan hanya 4 daerah yang dapat melaksanakan hal tersebut yaitu Kota Jambi, Kota Sungai Penuh, Merangin dan Bungo untuk Tanjab Timur hanya memfasilitasi dan mengarahkan untuk mengurus ke Kota Jambi. 

 

"Pemutihan tahap kedua yaitu priode April sampai dengan 30 September akan menghapus sanksi atau denda atas dua jenis pajak, yakni denda Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), sanksi administrasi Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB)," kata Lukman.

 

Dirinya berharap dengan adanya pemutihan pajak tersebut target penerimaan pajak Samsat Kabupaten Tanjung Jabung Timur dapat memenuhi target yaitu sebesar 15.4 Milyar pada tahun 2019. 

 

"Untuk kendaraan bermotor di atas air pada tahun 2019 ini belum dikenakan pajak, akan tetapi kedepannya akan akan di ajukan kepada tim ahli untuk menggarap perturan tersebut dan mengajukan agar dibentuk Perdanya, sehingga dapat meningkatkan pendapatan daerah," ungkapnya.

Penulis: Andi Ansar

Editor: Muhammad Syafei




Komentar Anda



Terkini Lainnya

Kapolda Jambi Tinjau Rapat Pleno PPK Kecamatan Telanaipura

JERNIH.CO.ID, Kota Jambi - Rapat Pleno tingkat Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Kecamatan Telanaipura hingga hari ini, Senin (22/4) masih digelar yang ber

BERITA

Data Terhimpun Hampir 100 Persen, Kemas Faried Raih 3000 Suara Lebih di Dapil III

JERNIH.CO.ID, Kota Jambi - Data real count yang dihimpun sudah hampir mencapai 100 persen, Caleg DPRD Kota Jambi, Kemas Faried Alfarelly dari Partai Golkar

POLITIK

Jaga Pemilu, Polres Tanjabtim Gelar Apel Operasi Mantap Brata 2019

JERNIH.CO.ID, Muara Sabak - Apel Pergeseran Pasukan guna pengamanan Pemilu 2019 di Halaman Kepolisian Resor (Polres) Tanjung Jabung Timur, Senin pagi (15/4

BERITA

Meski Kekurangan Surat Suara, KPU Merangin Distribusikan Logistik Pemilu

JERNIH.CO.ID, Merangin - Bupati Merangin Alharis, S.Sos, MH meresmikan pelepasan pendistribusian logistik Pemilu serentak 2019 di Gudang KPU Merangin, Bang

BERITA

Hantarkan Kader Terbaik ke Kursi Legislatif, IPK Jambi : Kami Tidak Akan Gunakan Politik Uang

JERNIH.CO.Id, Kota Jambi - Hari terakhir masa kampanye, Ikatan Pemuda Karya (IPK) Jambi menyatakan sikap mendukung penuh kader-kader terbaik IPK untuk dudu

POLITIK

Advertisement