Ditemui Asisten II, BEM UNJA Batal Lakukan Audiensi


Jumat, 08 Maret 2019 - 16:31:31 WIB - Dibaca: 449 kali

Presiden Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Jambi (BEM UNJA), Ardy Irawan bersama jajaran pengurus di sambut 
Asisten II Agus Sunaryo dalam rangka rencana audiensi dengan Gubernur Jambi guna menciptakan Pemerintah Provinsi Jambi yang bebas Kolusi, Korupsi dan nepotisme (KKN), Jumat (8/3/19).
Presiden Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Jambi (BEM UNJA), Ardy Irawan bersama jajaran pengurus di sambut Asisten II Agus Sunaryo dalam rangka rencana audiensi dengan Gubernur Jambi guna menciptakan Pemerintah Provinsi Jambi yang bebas Kolusi, Korupsi dan nepotisme (KKN), Jumat (8/3/19). [Istimewa ]

JERNIH.CO.ID, Kota Jambi - Fachrori Umar sudah resmi sebagai Gubernur Jambi hingga 2021 mendatang, menjelang 100 hari program kerja Gubernur Jambi sejumlah mahasiswa mendatangi Kantor Gubernur Jambi untuk beraudensi dengan Pemerintah Provinsi Jambi guna menciptakan Pemerintah yang bebas Kolusi, Korupsi dan Nepotisme (KKN) pada, Jumat (8/3/19). 

 

Komitmen ini dilakukan oleh Badan Eksekutif Mahasiswa Universiatas Jambi (BEM UNJA). Presiden BEM UNJA, Ardy Irawan mengatakan hal ini dilakukan karena sebagai mahasiswa yang menjadi kontrol sosial, mereka meminta agar masalah yang menimpa Mantan Gubernur Jambi Zumi Zola tidak terulang kembali. 

 

"Usaha kami belum membuahkan hasil, pasalnya Gubernur Jambi tidak menemui mereka dikarenakan beliau sedang berada di Kabupaten Bungo," kata Ardy. 

 

"Tadi kami ditemui oleh Asisten II, tapi kami menyatakan tidak akan melakukan audiensi kalau tidak ditemui oleh Gubernur Jambi secara langsung, karena kami sendiri membawa kontrak politik yang berisi tentang Jambi harus jujur dalam pengelolaan APBD dan bebas KKN." tambahnya. 

 

Ardy juga berharap agar Gubernur Jambi berani menemui mahasiswa untuk langsung melakukan audiensi. "Kami berharap Gubernur bisa langsung temui kami, karena konteksnya kami BEM KBM UNJA ingin memastikan bahwa Gubernur yang sekarang berkomitmen untuk menciptakan pemerintah yang bersih dari KKN," ungkapnya. 

 

Sementara itu, Asisten II Agus Sunaryo membenarkan bahwa kedatangan para mahasiswa terkait dengan rencana untuk melakukan audiensi. Tetapi sayang, para mahasiswa tersebut menolak dan langsung pamit untuk pergi.

 

"Karena mereka ingin bertemu Gubernur, ya sudah," ujar Agus.

Penulis: Rudy Saputra

Editor: Muhammad Syafei




Komentar Anda



Terkini Lainnya

Komsos Penting Untuk Kemanunggalan TNI dan Rakyat

JERNIH.CO.ID, Kota Sungai Penuh - Bagi TNI Komunikasi Sosial (komsos) menjadi salah satu senjata ampuh, untuk merekatkan Kemanungalan TNI dengan masyarakat

BERITA

Jalan Dibuka, Marjizan Berharap Desa Sungai Sirah Lebih Maju

JERNIH.CO.ID, Kota Sungai Penuh - Dengan dibukanya jalan oleh Satgas TMMD Ke 104 yang membelah  dua desa sungai Ning dan Sungai sirah, tentunya member

BERITA

Bukit, Bukan Jadi Penghalang Bagi TNI untuk Memperlancar Jalur Perekonomian Warga

JERNIH.CO.ID, Kota Sungai Penuh - Dipilihnya Desa Sungai Ning Kecamatan Sungai Bungkal Kota Sungai Penuh,  menjadi lokasi TMMD (Tentara Manunggal Memb

BERITA

Dansatgas TMMD ke 104 Kodim 0417/Kerinci Bersama Komunitas Trail Cek Perehaban Jalan

JERNIH.CO.ID, Kota Sungai Penuh - Dansatgas TMMD ke 104 Kodim 0417 Kerinci Letkol Inf Gambuh bersama komunitas Trail mengecek perehaban jalan dari desa sun

BERITA

Meli : Menu untuk TNI Tidak Rumit

JERNIH.CO.ID, Kota Sungai Penuh - Bagi Meli (23) yang rumahnya di Desa Sungai Ning, Kecamatan Sungai Bungkal yang dijadikan base camp untuk 11 personil Tim

BERITA

Advertisement