Ditemui Asisten II, BEM UNJA Batal Lakukan Audiensi


Jumat, 08 Maret 2019 - 16:31:31 WIB - Dibaca: 504 kali

Presiden Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Jambi (BEM UNJA), Ardy Irawan bersama jajaran pengurus di sambut 
Asisten II Agus Sunaryo dalam rangka rencana audiensi dengan Gubernur Jambi guna menciptakan Pemerintah Provinsi Jambi yang bebas Kolusi, Korupsi dan nepotisme (KKN), Jumat (8/3/19).
Presiden Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Jambi (BEM UNJA), Ardy Irawan bersama jajaran pengurus di sambut Asisten II Agus Sunaryo dalam rangka rencana audiensi dengan Gubernur Jambi guna menciptakan Pemerintah Provinsi Jambi yang bebas Kolusi, Korupsi dan nepotisme (KKN), Jumat (8/3/19). [Istimewa ]

JERNIH.CO.ID, Kota Jambi - Fachrori Umar sudah resmi sebagai Gubernur Jambi hingga 2021 mendatang, menjelang 100 hari program kerja Gubernur Jambi sejumlah mahasiswa mendatangi Kantor Gubernur Jambi untuk beraudensi dengan Pemerintah Provinsi Jambi guna menciptakan Pemerintah yang bebas Kolusi, Korupsi dan Nepotisme (KKN) pada, Jumat (8/3/19). 

 

Komitmen ini dilakukan oleh Badan Eksekutif Mahasiswa Universiatas Jambi (BEM UNJA). Presiden BEM UNJA, Ardy Irawan mengatakan hal ini dilakukan karena sebagai mahasiswa yang menjadi kontrol sosial, mereka meminta agar masalah yang menimpa Mantan Gubernur Jambi Zumi Zola tidak terulang kembali. 

 

"Usaha kami belum membuahkan hasil, pasalnya Gubernur Jambi tidak menemui mereka dikarenakan beliau sedang berada di Kabupaten Bungo," kata Ardy. 

 

"Tadi kami ditemui oleh Asisten II, tapi kami menyatakan tidak akan melakukan audiensi kalau tidak ditemui oleh Gubernur Jambi secara langsung, karena kami sendiri membawa kontrak politik yang berisi tentang Jambi harus jujur dalam pengelolaan APBD dan bebas KKN." tambahnya. 

 

Ardy juga berharap agar Gubernur Jambi berani menemui mahasiswa untuk langsung melakukan audiensi. "Kami berharap Gubernur bisa langsung temui kami, karena konteksnya kami BEM KBM UNJA ingin memastikan bahwa Gubernur yang sekarang berkomitmen untuk menciptakan pemerintah yang bersih dari KKN," ungkapnya. 

 

Sementara itu, Asisten II Agus Sunaryo membenarkan bahwa kedatangan para mahasiswa terkait dengan rencana untuk melakukan audiensi. Tetapi sayang, para mahasiswa tersebut menolak dan langsung pamit untuk pergi.

 

"Karena mereka ingin bertemu Gubernur, ya sudah," ujar Agus.

Penulis: Rudy Saputra

Editor: Muhammad Syafei




Komentar Anda



Terkini Lainnya

Antisipasi Virus Monkeypox, Dinkes Tanjabtim Terbitkan Surat Edaran Kewaspadaan

JERNIH.CO.ID, Muara Sabak - Untuk mengantisipasi penularan virus monkeypox atau cacar monyet ke Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Provinsi Jambi, Pemeri

BERITA

Mantan Mendikbud Era SBY, Mohammad Nuh Terpilih Menjadi Ketua Dewan Pers

JERNIH.CO.ID, Jakarta - Menggantikan Yosep Adi Prasetyo, Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY),

NASIONAL

Bupati Safrial Apresiasi DPRD Tanjab Barat Atas Penyusunan Raperda Inisiatif Pemkab

JERNIH.CO.ID, Kuala Tungkal - Menindak lanjuti atas penyampaian nota pengantar raperda inisiatif pemkab Tanjab Barat pada rapat paripurna pertama 14 Mei la

BERITA

PT Petrocina Internasional Jabung Ltd Lakukan Serah Terima CSR Kepada Pemkab Tanjabtim

JERNIH.CO.ID, Muara Sabak - Adakan buka puasa bersama, PT Petrochina Internasional Jabung Ltd lakukan serah terima Corporate Social responsibility (CSR) ke

BERITA

Ratusan Petugas KPPS Meninggal, Aliansi Mahasiswa Jambi Lakukan Aksi Damai

JERNIH.CO.ID, Kota Jambi - Kongres kebangkitan mahasiswa BEM SI dan AKSI BEM SI 21 Mei 2019 kembali dilanjutkan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Maha

BERITA

Advertisement